You would not believe your eyes
If ten million fireflies
Lit up the world as I fell asleep
…
(Fireflies- by Owl City)

Saat mendengarkan lagu Owl City-Fireflies di atas, saya jadi membayangkan bagaimana seandainya kalau lampu-lampu yang menerangi rumah saya ini diganti dengan kunang-kunang (fireflies), mungkin perlu 10 juta ekor kunang-kunang seperti yang disebutkan di lagu tersebut ya. Tapi tahukah anda bahwa saat ini sudah ada teknologi lampu yang bentuknya menyerupai kunang-kunang? Bentuknya bulat, ukurannya kecil seukuran kunang-kunang, bisa bercahaya ,dan yang paling penting adalah hemat energi. Lampu tersebut dinamakan lampu LED (Light Emitting Diode). Lampu ini merupakan hasil inovasi teknologi dalam bidang pencahayaan. Pengembangan lampu LED ini salah satunya dilakukan oleh perusahaan Belanda yang memimpin pasar global dalam dunia pencahayaan. Sumbangan inovasi yang dilakukan tentunya memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan modern saat ini.
Kondisi kehidupan modern saat ini seolah tidak lagi mengenal batas waktu, aktivitas manusia sudah tidak dibatasi oleh kehadiran matahari sebagai sumber cahaya. Hal ini dimungkinkan karena telah ditemukan sebuah benda transparan berukuran segenggaman tangan yang dinamakan lampu. Dengan hadirnya lampu, kegiatan manusia bisa berlangsung 24 jam baik yang ada di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Aplikasi lampu ini sangat beragam mulai dari bangunan, ruang kota, sampai untuk penerangan kendaraan. Lampu inilah yang mengubah dunia kita dari keadaan habis gelap terbitlah lampu, ups..terbitlah terang maksud saya.
Dengan semakin tingginya intensitas kegiatan yang membutuhkan pencahayaan, maka energy yang digunakan juga semakin lama semakin tinggi. Jumlah energy yang digunakan untuk pencahayaan adalah sekitar 38% dari total energy yang digunakan pada bangunan (http://www.need.org). Jumlah ini memang masih kalah dibandingkan dengan jumlah energy yang digunakan untuk penghawaan buatan (AC). Namun, angka 38% ini merupakan jumlah yang cukup signifikan tentunya. Apalagi di tengah isu penghematan energy yang sedang hangat-hangatnya berkembang di lingkungan masyarakat global. Salah satu kegiatan yang beberapa waktu lalu dilakukan sebagai upaya penghematan energy adalah Earth Hour dimana kita diminta untuk mematikan lampu dan alat elektronik selama 1 jam saja. Bayangkan dengan hanya satu jam mematikan alat elektronik saja kita bisa menghemat pemakaian energy yang cukup besar. Bayangkan lagi jika penghematan seperti ini kita lakukan bukan hanya satu jam, tapi setiap hari. Nampaknya mendadak dunia yang sekarang terang benderang ini akan seperti ke jaman batu.
Tapi tenang dulu karena kita bisa menghemat pemakaian energy pada sector pencahayaan dengan menggunakan lampu hemat energy. Lampu hemat energy yang sudah dikembangkan saat ini adalah lampu Compact Fluorescent Lamp (CFL) yang sudah umum digunakan dan dikenal dengan sebutan lampu hemat energy. Jika menggunakan lampu jenis CFL ini kita dapat menghemat energy sebesar 80% daripada ketika kita menggunakan lampu pijar biasa. Sebagai perbandingan, jika kita menggunakan lampu pijar 100 W, maka untuk mendapatkan penerangan yang setara dengan menggunakan CFL kita cukup menggunakan lampu CFL 20 W. Tapi tunggu dulu, yang namanya inovasi tentunya tidak akan pernah berhenti bukan? Saat ini sudah ada teknologi lampu yang jauh lebih hemat daripada lampu CFL tersebut , yaitu lampu LED.
Lampu LED ini merupakan inovasi terkini dalam dunia pencahayaan. Lampudengan teknologi ini memiliki kelebihan yaitu sangat hemat energy sampai 80% dari pemakaian energy lampu CFL, aman bagi lingkungan, dan tahan lama. Dengan pemakaian energy yang sangat hemat ini maka teknologi ini sangat sesuai diterapkan pada kondisi saat ini dimana sumber energy semakin terbatas. Selain itu, kesadaran global yang mulai terpanggil untuk melakukan langkah-langkah penghematan energy juga patut didukung dengan penggunaan lampu hemat energy ini.
Lampu LED bisa diaplikasikan ke dalam berbagai bidang mulai dari interior bangunan, eksterior bangunan, ruang kota, lampu jalan, hingga kendaraan bermotor. Karakteristik LED yang berukuran kecil ini mudah diaplikasikan ke dalam bentuk apa saja.
Bagaimana kondisi pendidikan di Belanda yang dapat mendukung kemajuan inovasi teknologi ini? Tentunya pemerintah Belanda sangat mendorong perkembangan pendidikan apalagi yang mendukung industri flagship yang membawa nama Belanda di kancah perdagangan global. Seperti misalnya yang terdapat pada TU Delft yang menawarkan program studi Electrical Engineering baik untuk tingkat Bachelor maupun Master. Nampaknya menuntut ilmu di salah satu kampus terbaik di dunia ini merupakan cita-cita banyak orang. Bagaimana tidak, kita bisa belajar langsung di epicentrum pendidikan teknologi dunia. Selain itu, tentunya pendidikan disana ditunjang dengan kurikulum yang inovatif pula untuk menyesuaikan dengan perkembangan dunia teknologi yang sangat pesat.
Setelah membaca uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa LED merupakan salah satu inovasi yang dapat berperan cukup penting dalam usaha global mengurangi pemakaian energy. Inovasi dan pengembangan LED ini juga merupakan salah satu sumbangan negeri kincir angin untuk kemajuan dunia. Pada masa yang akan datang diharapkan penggunaan lampu LED sebagai pencahayaan buatan ini dapat berperan dalam pelestarian lingkungan dan keberlanjutan lingkungan hidup.
If ten million fireflies LED Lamps
Lit up the world as I fell asleep
...
So,Would you believe?
aryokuncoro
sumber:
http://buildingsdatabook.eren.doe.gov


wah yo...
tadinya gw juga mau ngangkat tema yang sama kayak posting-an lw...
Tapi karena sumber yg gw dapet terbatas, jadilah sepeda yang gw angkat...
Eh, ternyata malah Arya yang dapet. Gw tadinya mau ngangkat tema ini soalnya menurut gw Belanda itu kayaknya juga identik dng "bohlam lampu", inovasi dari Philips gak ada matinya... mulai dari lampu yang warna remeng-remeng sampe skarang yang warna putih... mulai dari gah hemat energi skarang dah hemat energi...
Kalo gak ada Philips gak tau de Indonesia mau pake lampu apa... Kan produk lokal keluarnya juga baru2 di abad 21 ini....
gw gatel banget pengen nyebut PHILIPS.. tapi ntar masuk kategori nyebut merek. jadilah tanpa nama. :D
indah bgt lampunya ... like this post
@simple-learning: makasih kunjungannya.. :)
LED??
mainan gw jaman kuliah di fisika.. *jaman kapan itu yak?? :D